Anak Kandung Jadi Pemuas Nafsu Ayah Bejat Sejak 2020

PANGKALAN BUN II gerbonginformasi.com –  Aksi ayah bejat di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)  terungkap telah tega mencabuli anak kandungnya sendiri sejak 5 tahun lalu.

Peristiwa asusila ayah bejat ini dilakukan tersangka berinisial ES (41) kepada korban yang tidak lain adalah anak kandungnya sendiri sebut saja Bunga (nama samaran) sejak tahun 2020 lalu.

Kala itu anak kandungnya masih duduk di bangku SMP kelas 2 hingga tahun 2025, sekarang baru terungkap. Saat ini korban sudah berusia 17 tahun.

BACA JUGA  Terkait Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan. Ini Kata Kapolrestabes Medan

Sebagaimana yang disampaikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, melalui Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman kepada beberapa media, Jumat 21 Februari 2025.

Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman membenarkan peristiwa amoral tersebut. Menurutnya berdasarkan keterangan korban bahwa pelaku telah melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2020 hingga tahun 2025.

“Aksi bejat pelaku ini terbongkar berawal dari saksi yang merupakan ibu korban SS (36) dihubungi guru korban yang memberitahukan bahwa korban ada bercerita telah diperlakukan hubungan layaknya suami istri oleh ayah kandungnya, setelah dikonfirmasi, ternyata benar,” ungkap Kapolres, Jumat (21/02/2025).

BACA JUGA  BBM Bersubsidi 1000 Liter Solar Berhasil Diamankan Polres Kotim

Lanjutnya, saat ini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau 82 Undang-Undang Perlindungan anak, dengan ancaman humuman minimal 5 tahun penjara.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua untuk lebih waspada dan memberikan perhatian penuh kepada anak-anak. Jika menemukan adanya kasus serupa segera laporkan kepada pihak berwajib, demikian (Red).

BACA JUGA  Bupati Kotim Empati dan Peduli, Bantu Bangun Rumah Korban Kebakaran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini