Debt Kolektor Bawa Air Gun Saat Tarek Paksa Kendaraan Ditahan Polsek Medan Baru

Gerbong Informasi.Com, Medan :Aksi debt kolektor yang mencoba menarik paksa kendaraan Jaminan Fidusia dari tangan konsumen di Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Sei Sekambing D, Kecamatan Medan Petisah pada hari Selasa, tanggal 1 September 2026 sore  berlangsung ricuh.

kericuhan tersebut dipicu oleh salah seorang para yang kerap disapa mata elang ( Debct Kolektor) mengeluarkan senjata mirip pistol yang diduga digunakan untuk menakut-nakuti pengemudi Shoope Food agar menyerahkan kendaraan bermotor yang ia beli secara kredit di salah satunya leasing.

Kejadian ini pun sempat Viral di media sosial. Menurutnya Kepala Bidang ( Kabid ) Unit Reaksi Cepat ( URC ) Godam, Irfan saat dikonfirmasi awak media (2/9/2026) mengatakan bahwa peristiwa bermula pada saat seorang pengemudi Shoope Food bernama Reza sedang mencari orderan di Jalan Wahid Hasyim.

lalu saat berada di sana, Reza mendatangi seseorang yang menurutnya sedang membutuhkan bantuan untuk mendorong sepeda motornya yang mogok.

” Jadi si Reza ini lagi diperjalanan menuju Jalan Wahid Hasyim, saat itu ia melihat ada seorang yang mendorong sepeda motornya karena mogok dan pengendara sepeda motor yang mogok itu minta tolong sama Reza untuk mendorong sepeda motornya,” ucap Irfan.

katanya lagi, memang si Reza ini niat mau nolong mendorong sepeda motor yang mogok itu, tapi diperjalanan tiba-tiba ia malah dikerumuni beberapa orang yang diduga merupakan debt kolektor.

” Begitu ribut dan dikerumuni oleh beberapa orang itu, sepeda motor si Reza dibawa kabur sama debt kolektor, lalu reza berteriak debt kolektor, yang akhirnya menimbulkan perhatian sesama ojek online untuk membantu. Warga yang berkerumun dibantu para pengemudi ojek online  dengan kompak mengepung beberapa orang debt kolektor yang tertinggal,”ucap Kabid URC Godam.

lebih lanjut kata Irfan lagi disaat kericuhan itulah salah seorang debt kolektor yang dikepung itu mengeluarkan benda mirip pistol hingga membuat warga dan pengemudi ojek online yang bersatu semakin geram  kemudian merusak dua unit sepeda motor Yamaha N-Max milik debt kolektor dan melaporkannya ke Polsek Medan Baru.

Menerima laporan adanya kericuhan akhirnya Polsek Medan Barupun turun ke lokasi.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat melalui Kanit Reskrimnya Iptu Fandi Setiawan kepada awak media mengatakan bahwa senjata yang digunakan para debt kolektor merupakan air gun.

” Salah satu debt kolektor bawa senjata yang belakangan diketahui adalah air gun, rusakpun, nggak bisa digunakan,” ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru. ( 2/9/2026)

kini sepeda motor yang dirusak warga dan air gun milik debt kolektor telah diamankan di Polsek Medan Baru.

” Debt kolektor yang membawa air gun itu kita tahan diancam dengan Undang-Undang darurat,” pungkas Iptu Fandi Setiawan. ( Suriyanto )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini