Gerbong Informasi. com, Medan Sunggal : Aksi pungli dan premanisme serta narkoba merupakan hal yang diprioritaskan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat menjabat Kapolrestabes Medan, hal itu sempat ia katakan pada sebuah pres release Pengungkapan kasus narkoba di Polrestabes Medan beberapa waktu lalu.
Namun prioritas kerja dari Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak ini diduga sering diabaikan bawahanya, contoh seperti kejadian premanisme yang menimpa Ibrahim (53) seorang pedagang warung Searmen 1 di Jalan Sei Mencirim simpang Jalan Medan Binjai yang merupakan wilayah hukum Polsek Sunggal.
Ibrahim menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada saat warungnya didatangi oleh pelaku bernama Bobby untuk meminta sejumlah uang dengan alasan untuk SPSI.
” Dia datang minta uang SPSI untuk langsung lima bulan sebesar Rp 250.000, sebulanya dia minta Rp. 50.000, saya tak mau kasih karena warung lagi sepi. Tiba-tiba dia langsung marah menyiramkan bensin ke warung saya sambil memegang mancis. Tak hanya itu dia ( pelaku ) juga bawa pisau dan sempat diarahkanya kepada saya,” ucap Ibrahim saat ditemui. Selasa 14/4/2026 pagi.
Katanya lagi, saat kejadian itu untung saja ada tukang jahit yang berada di samping warung, yang membantu melerai dan menahan pelaku agar tidak menyalakan mancis untuk membakar warung dan menikamnya.
” Pas dia pegang pisau dan mengarahkanya pada saya, pelaku sempat ditahan oleh Abang tukang jahit kalau tidak pasti sudah luka saya. Dan saya sempat bilang sama dia pas nyiram bensin, ya udah bakar lah kalau kau berani, ya aku berharap pelaku bisa diamankan karena membuat resah pedagang,” ucap Ibrahim.
Kapolrestabes Medan,Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat dikonfirmasi awak media terkait peristiwa ini belum memberikan tanggapan.
Sementara itu Kapolsek Sunggal, Kompol Yunus Tarigan saat dikonfirmasi terkait aksi Premanisme yang menimpa Ibrahim mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menunggu laporan korban.
” Baik pak pada saat kejadian personel Polsek Sunggal sudah ke lokasi dan sudah bertemu dengan pemilik warung sedangkan pelaku sudah pergi dan tidak berada lagi di lokasi kejadian. Korban sudah kita sarankan untuk membuat laporan pengadilan,” ucap Kompol Yunus Tarigan. ( Suriyanto )

