Gunakan Vape Getar, Ini Penjelasan Kompol DK dan Kabid Humas Polda Sumut

Gerbong Informasi.Com, , Medan :  Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya dua  video yang diduga melibatkan seorang oknum anggota polisi berinisial DK dan seorang lagi diduga berpangkat AKBP yang menjabat Kasubdit di Polda Sumut.

Dalam video yang beredar luas tersebut, oknum tersebut disebut-sebut menggunakan pod getar di salah satu tempat nongkrong di Jalan Gatot Subroto, memicu reaksi keras dari masyarakat.

Beredarnya video tersebut menuai kecaman publik dan dinilai mencoreng citra institusi kepolisian yang seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat. Sejumlah pihak mendesak Polda Sumatera Utara untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap oknum yang diduga terlibat.

Masyarakat meminta kepolisian tidak tinggal diam dan bertindak tegas apabila dugaan tersebut terbukti benar. Penanganan cepat dan transparan dinilai penting untuk menjaga marwah institusi serta memulihkan kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Jika benar melibatkan aparat, ini tidak bisa dianggap persoalan pribadi semata, tetapi menyangkut nama baik institusi. Harus ada tindakan tegas dan terbuka,” ujar salah satu warga menanggapi viralnya video tersebut.

Ketika awak media mewawancarai DK, mengatakan bahwa itu merupakan video lama dan dalam rangka undercover taktik penyelidikan saat saya tugas di Narkoba.

“Itu video lama, itu cewek itu rusa kita. Itu dalam rangka taktik penyelidikan. Makanya kita gitu,”ujarnya pada awak media.

Namun desakan agar Polda Sumatera Utara segera melakukan klarifikasi dan penindakan terus menguat.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, dengan harapan aparat penegak hukum dapat menunjukkan komitmen terhadap disiplin internal tanpa pandang bulu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H saat dikonfirmasi awak media ( 30/4/2026 ) sekira pukul 10:35 WIB melalui telpon WhatsApp mengatakan bahwa untuk Kompol DK sudah dilaksanakan penempatan khusus.

” Untuk Kompol DK sudah kita beri tindakan yaitu Patsus sementara untuk vidio yang diduga seorang AKBP itu masih dalam penyelidikan, kita harus pastikan dulu apa benar itu oknum AKBP tersebut atau bukan kan harus diperiksa ke Lab Forensik,” pungkas Kabid Humas Polda Sumut. ( Suriyanto )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini