Rumah Pasutri di Tj Anom Dibom Molotov, Polsek Pancur Batu Diminta Ungkap dan Tangkap Para Pelaku

Gerbong Informasi.Com, Pancur Batu – Rumah pasangan suami istri berinisial JN (62) dan SP (54) di dusun 6 Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang Diteror, dilempari bom molotov hingga menghanguskan sebagian jendela depan kamar rumahnya. ( 23 Juli 2026 ) sekira pukul 02:15 WIB.

teror bom molotov ini diduga kuat terkait hutang piutang antara anak korban berinisial RY dengan seorang rentenir yang berdomisili di kawasan Berdikari, Kabupaten Deli Serdang.

sementara RY sendiri diketahui sudah 2 tahun belakangan ini sudah tidak lagi tinggal bersama kedua orangtuanya dan tidak diketahui dimana keberadaannya.

menurut istri pelapor ( SP ) saat diwawancarai awak media di lokasi kejadian (27/7/2026 ) mengatakan bahwa kejadian bermula saat ia dan keluarganya sedang terlelap tidur, tiba-tiba terdengar suara mobil berhenti tepat didepan rumahnya dan diselingi muncul suara orang yang bercakap-cakap.

Tak lama kemudian terdengar suara letupan dan seperti suara botol pecah yang akhirnya menimbulkan kobaran api tepat di jendela kamar rumah bagian depan.

” kami lagi tidur, ada dengar suara mobil berhenti di depan rumah dan ada suara orang yang bercakap-cakap, kemudian ada suara dentuman kayak botol pecah, saya langsung melihat ada kobaran api menyala-nyala langsung aku bangunkan suami dan anak-anak langsung keluar memadamkan api,” ucap SP.

katanya lagi, usai kejadian suaminya langsung membuat laporan ke Polsek Pancur Batu . Unit Reskrim Polsek Pancur Batupun langsung menuju ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara.

” kami sudah membuat laporan secara resmi ke Polsek Pancur Batu, dengan nomor laporan LP/244/VII/2026/SPKT/ Sek Pancur Batu/ Restabes Medan/ Polda Sumut.  kami minta kasus ini bisa segera diungkap karena saya trauma kali atas peristiwa ini, tidur pun kami sudah tak nyenyak,  apa-apa jadi takut, ” ucap korban sambil meneteskan air mata.

lebih lanjut katanya lagi, peristiwa ini sudah yang kedua kalinya, yang pertama kira-kira setahun lalu, terduga pelaku melempar kaca runmahnya hingga pecah.

” Dari CCTV telihat 1 unit mobil masuk ke dan berhenti di depan rumah dan setelah setelah diduga melempar bom molotov langsung kabur ke arah Jalan Glugur Rimbun.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Junaidi saat dikonfirmasi awak media 27 Juli 2026 melalui pesan WhatsApp atas peristiwa ini mengatakan bahwa kasusnya masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Pancur Batu.

”  Negatif ada korban Luka, ” jelas Kapolsek Pancur Batu dengan enteng. ( Suriyanto )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini