Pemuda di Pangkalan Bun Tewas Ditusuk dengan Kris

Gegara salah sasaran, seorang pemuda berinisial F di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menjadi korban penusukan.

Informasi yang berhasil diperoleh media ini, korban  salah sasaran ini, pemuda berinisial F tersebut tewas diujung keris pelaku berinisial M, kurang dari 1×24 jam pelaku sudah menyerahkan diri ke Mapolres Kobar.

Diketahui pelaku juga warga Kota Pangkalan Bun. Sebagaimana yang disampaikan Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, kepada media Rabu, 3 Mei 2023, dikutif dari borneonews.co.id.

BACA JUGA  Wah! Kasus Curanmor di Lamandau Naik, Polisi Perketat Patroli

Menurut Kappolres, peristiwa tersebut terjadi di barakan di Jalan HM Rafii, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan pada Selasa, 2 Mei 2023, sekitar pukul 01.00 WIB.

“Korban ini salah sasaran dari tersangka. Atas kejadian tersebut, korba mengalami luka tusukan yang mengenai bagian perut dan mengakibatkan korban  meninggal dunia,” kata AKBP Bayu Wicaksono pada Rabu, 3 Mei 2023.

Dijelaskannya, kronologis kejadian tersebut karena tersangka ini kesal dengan teman pria anaknya berinisial Al. Sebab, pengakuan tersangka, anaknya yang perempuan ini kerap diajak mabuk-mabukan dan tinggal dibarakan.

BACA JUGA  Polri Selidiki Grup Incest di Medsos, Temukan Ribuan Anggota dan Unggahan Pornografi Anak

Kemudian, ia meminta kepada menantunya berinisial Ro, untuk mencari tau keberadaan barakan teman anaknya tersebut. Setelah diketahui keberadaannya di barakan di Jalan HM Rafii, akhirnya Ro menghubungi tersangka.

“Saat (Ro) menelpon tersangka, (Al) ini kabur lewat pintu belakang,” sebutnya.
Tak berselang lama, tersangka datang kemudian masuk ke dalam barakan dan menusuk seorang laki-laki (pemuda) di dalam barakan dengan menggunakan keris.

Setelah tersangka sudah menusuk korban (pemuda) yang saat itu berada di tempat tersebut, lalu Ro memberitahukan bahwa korban bukan orang yang dicarinya.

BACA JUGA  Melawan Saat Ditangkap Pelaku Pembobol Rumah Didor Polisi

Setelah diberi tahu salah sasaran, mertua dan menantu ini langsung pergi meninggalkan barakan dan pulang ke rumahnya.

“Persepsi dari tersangka bahwa 1 orang laki-laki yang ada di dalam barakan adalah Al, dikarenakan pada saat tersangka berada di barakan hanya ada 1 orang laki-laki yang tersangka tidak kenal. Terungkap, bahwa korban merupakan teman dari Ro,” tuturnya sembari menambahkan bahwa tidak sampai 1×24 jam, tersangka ini menyerahkan diri, demikian.  [Red]

BACA JUGA  Satres Narkoba Polres Asahan Gagalkan 10 Kg Sabu dan 891 Catrige Vape Berisi Etominade

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini