Gerbong Informasi, Medan Labuhan – Viral di media sosial yang bernarasikan dua orang yang merupakan Abang dan adik menjadi korban pembegalan, hal ini langsung dibantah oleh Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu yang menegaskan bahwa kedua korban adalah korban penikaman yang saat ini masih dirawat di RS Wulan Windy di Jalan Marelan, Pasar4, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
“Peristiwa itu terjadi di Jalan Kapten Rahmad Budin, kelurahan Payapasir, Kecamatan Medan Marelan, kota Medan di depan lapangan bola pada 23 Juni 2026,” ucap Kapolsek Medan Labuhan.
Kata Kapolsek awal mula penikaman itu dikarenakan cekcok mulut, korban berinisial CHS (21) dengan seorang wanita terduga pelaku berinisial S.
Kemudian terduga pelaku S langsung memukul korban CHS. Tak berapa lama, terduga pelaku berinisial RA datang dari persimpangan tiga dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.
Terduga pelaku RA ini melihat saksi yang merupakan Abang kandung korban bernama Chairil Anwar Hasibuan dan memarahinya.
” Pelaku RA kemudian menanyakan kepada Chairil kenapa direkam. Kemudian abangnya pun mengelak bahwa tidak ada merekam, lanjut terduga pelaku RA ini langsung menyerang Abang korban,” ucap AKP D Raja Putra Napitupulu saat dikonfirmasi awak media (26/6/2026).
AKP D Raja Putra Napitupulu tidak mengetahui secara pasti apa penyebab dari keributan kedua belah pihak. Namun Abang kandung korban langsung ditikam oleh terduga pelaku RA, sehingga mengenai dibagian pelipis mata dan bagian kiri pinggang belakangnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa korban dan kedua pelaku ini sudah saling mengenal satu sama lain. Kemudian korban lari untuk menyelamatkan diri mencari bantuan.
“Mungkin karena ada dendam pribadi adiknya dengan terduga Pelaku S. Sehingga terjadi kekerasan dan penganiyaan terhadap Abang adik,” kata Kapolsek Medan Labuhan.
Menurutnya, kedua korban itu merupakan warga lingkungan 25, kelurahan pekan labuhan, Kecamatan Medan labuhan.
Sementara kedua pelaku kekerasan dan penganiyaan itu merupakan warga Jalan Benteng pasar 4 timur, kelurahan rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Namun, saat petugas menghampiri rumah kedua palaku itu ternyata sudah kosong dan keduanya sudah melarikan diri.
Kapolsek Medan Labuhan, AKP D Raja Putra Napitupulu tidak mengetahui secara pasti apakah terduga pelaku RA dan S mempunyai hubungan suami-istri.
Hingga kini, kedua terduga pelaku penyerangan masih dalam pencarian, sementara itu korban sudah di visum dan dimintai keterangan. ( Suriyanto )

