Gerbong Informasi.Com, Medan Tuntungan : Seorang driver ojek online bernama Zulham (51) warga komplek Puri Azahra , Se’i Mencirim Jadi korban pembegalan yang terjadi pada hari Senin, 11 Mei 2026 sekira pukul 20:00 WIB di Jalan Seroja Raya oleh empat pelaku yang menggunakan senjata tajam.
” Awak baru selesaikan orderan go Food dari Tanjung Selamat, sekitar jam 20:00 WIB, saya mau sekalian sholat Isya, tak berani awak sholat di masjid luar, jadi awak kejarlah sholat di masjid dekat rumah, komplek Puri Zahara, Jalan Bunga Rinte dalam perjalanan pas jalan Bungan Rinte, dekat tikungan, mungkin para pelaku sudah membututi dari belakang, awak tak memperhatikan pula karena kaca spion kanan pecah, tiba-tiba ada 1 unit sepeda motor nyalip awak, mereka boncengan, trus salah satu dari mereka menunjang sepeda motor awak hingga sempoyongan namun tidak sampai jatuh. Orang itu kan ada 4 orang dua sepeda motor udah pegang parang dua orang, awak langsung angkat tangan, takut juga lah ya kan dari pada nyawa, ‘ ucap Korban melalui sambungan telepon (12/5/2026)
Katanya lagi, saat itu ia pun pasrah dan merelakan sepeda motor Honda Supra miliknya diambil para pelaku.
” Begitu ngambil sepeda motor para pelaku langsung berbalik arah ke arah Namogajah. Kondisi shock lah tadi malam awak. Usai dibegal ada driver ojol yang melintas itu lah awak dibonceng pe Indomart, barulah disitu awak kasi tau kawan-kawan. Posisi awak nggak ada yang luka karena kan pas kejadian awak udah nyerah. Itulah sekira pukul 22:00 WIB diantar kawan-kawan awak ke Polsek Medan Tuntungan. Cuma karena saat itu posisi BPKB masih di leasing jadi ngak bisa buat laporan,” ucap Korban.
Atas kejadian tersebut korban kehilangan Honda Supra 125, BK 4898 AKG dan kerugian ditaksir mencapai Rp 8.000,000.
Sementara itu, Ketua umum GODAMS, Agam Zubir mendesak pihak kepolisian agar intensfi melakukan patroli hingga ke pinggiran kota Medan dan DeliSerdang.
” Untuk rekan-rekan Ojol agar selalu waspada saat melintasi tempat-tempat yang dianggap rawan. Kita tau bersama dengan banyaknya penangkapan begal sekarang diminta agar Polisi meningkatnya intensitas Patroli di kota Medan hingga ke pinggiran kota sebab para pelaku dengan banyaknya patroli di kota Medan, para pelaku begal ini bergeser ke arah pinggiran kota Medan dan DeliSerdang. Saya harap rekan-rekan Ojol selalu memberikan informasi saat beraktivitas apa lagi pada malam hari. Terimakasih kami pada Kapolda Sumut dan jajaran seta Kapolrestabes Medan dan jajaranya juga yang masih trus melakukan penindakan terhadap korban pembegalan,” pungkas Ketua Umum Godams. ( Suriyanto )

